Langkah-langkah Menulis Puisi
Oleh Hj. Supriyatun, S.Pd
Puisi hakikatnya adalah ungkapan perasaan
perasaan atau penulisnya. Dengan pengertian tersebut, maka membaca puisi dapat
diartikan sebagai suatu upaya untuk mengekspresikan atau menyampaikan apa yang
dirasakan atau apa yang dipikirkan pengarang kepada pendengar atau penonton.
Keberhasilan pembacaan puisi dapat diukur dengan seberapa jauh apa yang
dirasakan pengarang sampai pada pendengar atau penonton.
Komponen Baca Puisi
Membaca
puisi membutuhkan suatu penghayatan, Vokal atau suara, dan Penampilan.
1.
Penghayatan
Menghayati puisi berarti
memahami secara penuh isi puisi. Dengan pemahaman itulah kita sebagai pembaca
puisi dapat menyatukan jiwa puisi dengan jiwa kita sendiri. Paling tidak dalam
langkah ini kita harus mampu menangkap apa makna yang terkandung dalam puisi
tersebut, apa makna simbol-simbol dalam puisi tersebut, dan bagaimana suasanya.
Dengan pemahaman inilah maka akhirnya kita dapat menentukan nada dan irama
pembacan puisi dengan tepat.
2.
Vokal
Setidaknya ada empat hal
yang harus diperhatikan dalam masalah vokal ini, yaitu: (1) kejelasan ucapan
(volume suara dan artikulasi), (2) intonasi (jeda, nada, tempo, dan tekanan),
(3) ketahanan, dan (4) kelancaran.
Setiap kata yang ada dalam
puisi harus dapat didengar oleh pendengar atau penonton secara jelas. Masalah
warna suara tidak berhubungan langsung dengan kejelasan ucapan. Warna suara
berat, tinggi, besar, atau kecil, semua dapat menghasilkan suara yang jelas
asalkan pemiliknya rajin mengadakan latihan.
Intonasi atau lagu tutur
sangat berpengaruh dalam penyampaian isi puisi. Intonasi yang tepat dalam
pembacaan puisi dapat membantu menghidupkan suasana dan kesan puisi, sehingga
upaya penghayatan puisi dapat dicapai. Pembaca puisi harus dapat mengatur jeda
secara tepat sehingga menghasilkan nada dan tempo yang tepat. Sedangkan tekanan
digunakan apabila ingin menonjolkan bagian tertentu dalam puisi, dapat
mengistemawakan pengucapan: lebih keras, lebih lambat, atau lebih pelan
daripada yang lainnya.
3.
Penampilan
Penampilan berhubungan
dengan teknik muncul, bloking dan pemanfaatan setting, dan teknik
pembacaan.Teknik muncul adalah cara yang ditempuh oleh pembaca puisi dalam
memperlihatkan diri untuk kali pertamanya. Hal kedua yang perlu diperhatikan
adalah blocking yang mencakup masalah bagaimana kita memosisikan diri kita pada
saat membaca puisi. Setelah kita dapat memosisikan diri dengan baik, maka
masalah teknik pembacaan juga harus dipahami. Masalah teknik pembacaan ini
mencakup cara memegang teks, cara berjalan, dan cara berdialog dengan
pendengar.
Langkah-langkah Membaca
Puisi
Sebelum kita membaca sebuah
puisi, diperlukan beberapa persiapan yang matang. Sehingga dalam pelaksaannya
kita dapat menyampaikan isi puisi sesuai dengan harapan pengarangnya. Adapun
langkah-langkah yang dapat ditempuh sebelum membaca sebuah puisi adalah sebagai
berikut ini.
1.
Memilih puisi,
2.
Memahami isi puisi,
3.
Membuat baris pembacaan puisi,
4.
Memberi tanda pemenggalan, dan
5.
Latihan membaca puisi.

No comments:
Post a Comment