Tujuan Pembelajaran (tema 1) :
Setelah kegiatan pembelajaran dilaksanakan, siswa diharapkan
dapat:
a.
Menjelaskan konsep ruang dan waktu dengan memberi contoh adanya
konektivitas antar ruang dan waktu dalam setiap peristiwa dan aktivitas
manusia.
b.
Menjelaskan letak wilayah dan pengaruhnya bagi keadaan alam
Indonesia.
c.
Mendeskripsikan potensi alam yang dimiliki Indonesia serta
pemanfaatannya.
d.
Pola aktivitas ekonomi penduduk Indonesia berdasarkan potensi
alam yang ada di sekitarnya.
e.
Menjelaskan kehidupan sosial masyarakat pada masa praaksara,
Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia.
f.
Menunjukkan perilaku jujur, bertanggung jawab, peduli, santun,
rasa ingin tahu, menghargai, dan percaya diri.
A.
Letak
Wilayah dan Pengaruhnya Bagi Keadaan Alam Indonesia
Letak suatu tempat di
permukaan bumi tidak hanya sekadar posisi suatu objek di permukaan bumi, tetapi
juga karakteristik yang ada pada tempat tersebut. Setiap tempat akan
menunjukkan perbedaan dengan tempat lainnya di permukaan bumi. Bagaimanakah
dengan letak wilayah Indonesia? Apakah letak wilayah Indonesia mempengaruhi
keadaan alamnya? Gambaran umum tentang pengaruh letak Indonesia terhadap
keadaan alamnya akan diuraikan berikut ini.
1. Letak Astronomis
Letak astronomis adalah
letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujurnya. Garis lintang
adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi. Garis bujur adalah garis
khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Secara astronomis,
Indonesia terletak antara 95O BT - 141 O BT dan 6O
LU - 11 O LS. Dengan letak astronomis tersebut, Indonesia termasuk
ke dalam wilayah tropis. Wilayah tropis dibatasi oleh lintang 23,5O
LU dan 23,5O LS. Perhatikanlah batas wilayah tropis dan letak
astronomis Indonesia pada peta berikut ini. Benarkah Indonesia terletak di
wilayah tropis?
Kamu patut bersyukur pada Tuhan Yang
Maha Esa karena tinggal di wilayah tropis seperti Indonesia. Sinar matahari
selalu ada sepanjang tahun dan suhu udara tidak ekstrim (tidak jauh berbeda
antarmusim) sehingga masih cukup nyaman untuk melakukan berbagai kegiatan di
dalam dan diluar rumah. Lama siang dan malam juga hampir sama, yaitu 12 jam
siang dan 12 jam malam. Bandingkan dengan negara-negara yang terletak di
lintang sedang misalnya, Amerika Serikat. Pada musim panas, lama siang jauh
lebih lama dibandingkan dengan malam. Sebaliknya, pada musim dingin, lama
siangnya lebih pendek. Keadaan suhu di daerah tropis berbeda dengan suhu di
negara-negara yang terletak pada lintang sedang dengan empat musim, yaitu musim
dingin, semi, panas, dan gugur. Pada musim dingin, udara sangat dingin sampai
mencapai puluhan derajat di bawah nol celsius, sehingga diperlukan penghangat
ruangan. Jalanan tertutup salju, sehingga kendaraan tidak bebas berlalu lalang.
Setelah melihat Gambar 1.1, amati di mana letak negara Indonesia. Perhatikanlah
angka garis lintang dan garis bujur pada peta! Tunjukkan garis lintang dan
garis bujur yang membatasi negara Indonesia! Kemudian, cari atlas dan tunjukkan
di manakah letak tempat tinggalmu. Pada saat itu, banyak penduduk melakukan
kegiatannya di dalam ruangan, baik di rumah maupun di kantor. Sebagian dari
mereka pergi berwisata ke daerah yang lebih hangat, yaitu di daerah tropis.
Pada saat musim panas, keadaan sebaliknya dapat terjadi. Pada saatitu, udara sangat panas, bahkan suhu udara dapat melampaui 40O celsius.Akibatnya, diperlukan pendingin ruangan agar tetap nyaman. Tentu saja kegiatan di luar ruangan sangat tidak nyaman karena suhu udara terlalu
tinggi. Jika kamu merasa udara panas, apa yang biasa kamu lakukan? apakah kamu punya ide kreatif? sampaikan pada teman-teman di kelasmu.
2. Letak Geografi
Letak geografi adalah
letak suatu negara di permukaan bumi. Secara geografi, Indonesia terletak di
antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua
Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak
di sebelah selatan Indonesia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik
di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia. Wilayah
Indonesia juga berbatasan dengan sejumlah wilayah. Batas-batas wilayah
Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut.
Ø
Di sebelah utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia,
Singapura, Palau, Filipina dan Laut Cina Selatan.
Ø
Di sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia,
dan Samudra Hindia.
Ø
Di sebelah barat, Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
Ø
Di sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra
Pasifik.
Perhatikan peta pada gambar 1.2 di
halaman berikut untuk melihat batas-batas Indonesia dengan wilayah lainnya!
Apa manfaat letak geografi
bagi Indonesia? Letak geografi Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur
lalu lintas perdagangan dunia antara negara-negara dari Asia Timur dengan
negara-negara di Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan India. Kapal-kapal dagang yang
mengangkut berbagai komoditas dari China, Jepang, dan negara-negara lainnya
melewati Indonesia menuju negara-negara tujuan di Eropa. Indonesia juga
dilewati jalur perdagangan dari Asia ke arah Australia dan Selandia Baru. Letak
geografi memberi pengaruh bagi Indonesia, baik secara sosial, ekonomi, maupun
budaya. Karena menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia,
bangsa Indonesia telah lama menjalin interaksi sosial dengan bangsa lain.
Interaksi sosial melalui perdagangan tersebut kemudian menjadi jalan bagi
masuknya berbagai agama ke Indonesia, seperti Islam, Hindu, Buddha, Kristen,
dan lain-lain. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam menjual berbagai
komoditas atau hasil bumi seperti kayu cendana, pala, lada, cengkih, dan hasil
perkebunan lainnya. Sementara negara-negara lain seperti India dan Cina menjual
berbagai produk barang seperti kain dan tenunan halus, porselen, dan lain-lain
ke Indonesia. Manfaat letak geografi Indonesia juga memberi dampak yang
merugikan. Budaya dari negara lain yang tidak selalu sesuai dengan budaya
Indonesia kemudian masuk dan memengaruhi kehidupan budaya bangsa Indonesia,
misalnya pergaulan bebas, kesantunan, dan lain-lain. Selain itu, Indonesia juga
rentan terhadap masuknya barang-barang terlarang, misalnya narkoba, dan
barang-barang selundupan lainnya.
RANGKUMAN MATERI
Letak
astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis
bujurnya. Garis lintang adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi. Garis
lintang juga garis yang menetukan iklim suatu Negara. Garis bujur adalah garis
khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Garis bujur ini juga
menentukan pembagian waktu suatu Negara. Hal ini juga mempengaruhi pembagian
waktu yang ada di Indonesia. Pembagian
waktu Indonesia dibagi menjadi 3 waktu. Yaitu waktu Indonesia barat, waktu
Indonesia tengah dan waktu Indonesia timur. Masing – masing pembagian waktu
Indonesia terpaut 1 jam.
Pembagian Waktu di Indonesia
Pembagian Waktu di Indonesia – Republik
Indonesia adalah salah satu Negara terluas di Dunia yang terletak di Asia
Tenggara. Luas wilayah Republik Indonesia yang mencapai 1,9 juta km2
ini terbentang dari 95⁰
Bujur Timur hingga 141⁰
Bujur Timur sehingga diperlukannya pembagian waktu menjadi 3 Zona Waktu.
Berdasarkan
Keputusan Presiden (Kepres) No. 41 tahun 1987, Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) dibagi menjadi 3 (tiga) Zona waktu yaitu Waktu Indonesia Barat
(WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT).
Pembagian Waktu di Indonesia
Berikut
ini adalah Rinican daerah ataupun Provinsi yang berada dalam zona waktu yang
bersangkutan.
Waktu Indonesia Barat (WIB)
Waktu
Indonesia Barat atau disingkat dengan WIB terbentang sepanjang garis 105⁰ Bujur Timur yang mencakup pulau Jawa, pulau Madura, pulau
Sumatera, pulau Kalimantan bagian barat dan tengah. Waktu Indonesia Barat (WIB)
ini sama dengan pembagian waktu internasional UTC +7 atau GMT +7.
Provinsi-provinsi
yang termasuk dalam Zona Waktu Indonesia Barat (WIB) adalah sebagai berikut :
- Provinsi Nangroe Aceh Darussalam
- Provinsi Sumatera Utara
- Provinsi Sumatera Barat
- Provinsi Riau
- Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
- Provinsi Jambi
- Provinsi Sumatera Selatan
- Provinsi Lampung
- Provinsi Bangka Belitung
- Provinsi Bengkulu
- Provinsi DKI Jakarta
- Provinsi Jawa Barat
- Provinsi Banten
- Provinsi Jawa Tengah
- Provinsi DI Yogyakarta
- Provinsi Jawa Timur
- Provinsi Kalimantan Barat
- Provinsi Kalimantan Tengah
Waktu Indonesia Tengah (WITA)
Waktu
Indonesia Tengah atau disingkat dengan WITA terbentang sepanjang garis 120⁰ Bujur Timur yang mencakup Pulau Sulawesi, Pulau Bali, Pulau
Kalimantan bagian Utara, Timur dan Selatan serta wilayah Nusa Tenggara Timur
(NTT) dan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Waktu Indonesia Tengah (WITA) ini
sama dengan pembagian waktu Internasional UTC +8 atau GMT +8.
Provinsi-provinsi
yang termasuk dalam Zona Waktu Indonesia Tengah (WITA) diantaranya adalah :
- Provinsi Kalimantan Utara
- Provinsi Kalimantan Timur
- Provinsi Kalimantan Selatan
- Provinsi Bali
- Provinsi Nusa Tenggara Barat
- Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Provinsi Sulawesi Barat
- Provinsi Sulawesi Tengah
- Provinsi Sulawesi Selatan
- Provinsi Sulawesi Tenggara
- Provinsi Sulawesi Utara
- Provinsi Gorontalo
Waktu Indonesia Timur (WIT)
Waktu
Indonesia Timur atau disingkat dengan WIT terbentang sepanjang garis 135⁰ Bujur Timur yang mencakup pulau Papua dan Kepulauan Maluku.
Waktu Indonesia Timur ini sama dengan pembagian waktu Internasional UTC +9 atau
GMT +9.
Provinsi-provinsi
yang berada dalam Zona Waktu Indonesia Timur adaalh sebagai berikut :
- Provinsi Maluku
- Provinsi Maluku Utara
- Provinsi Papua
- Provinsi Papua Barat
Catatan
:
Pada
dasarnya UTC (Coordinated Universal Time) sama seperti GMT (Greenwich Mean
Time), yang membedakannya adalah fraksi seper-sekian detiknya. GMT lebih umum
digunakan oleh keperluan sipil sedangkan UTC lebih bersifat ilmiah.
Berdasarkan
pembagian zona waktu tersebut, dapat diambil contoh bahwa jika Waktu Indonesia
Barat (WIB) berada pada pukul 08.00 pagi, maka Waktu Indonesia Tengah (WITA)
adalah pukul 09.00 pagi atau 1 Jam lebih cepat. Sedangkan Waktu Indonesia Timur
adalah Jam 10.00 pagi atau 2 jam lebih cepat dari Waktu Indonesia Barat (WIB).
Secara
astronomis, Indonesia terletak antara 95O BT - 141 O BT
dan 6O LU - 11 O LS. Dengan letak astronomis tersebut,
Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis. Wilayah tropis dibatasi oleh
lintang 23,5O LU dan 23,5O LS.
Empat Iklim yang terdapat di Dunia Jika Dilihat Berdasarkan
Letak Lintang Astronominya
Ada empat iklim yang terdapat di dunia jika dilihat
berdasarkan letak lintang astronominya. Pembagian iklim dunia itu yakni sebagai
berikut ini.
1. Daerah Iklim Tropis
Salah satu pembagian iklim dunia adalah bagian dunia yang
memiliki iklim tropis. Daerah ini terletak di antara garis lintang 23,5˚ LU
(Lintang Utara) sampai dengan 23,5˚ LS (Lintang Selatan). Salah satunya adalah
negara kepulauan Indonesia. Hal tersebut terjadi karena lokasi kepulauan
Indonesia yang letaknya 6˚LU/LS dan 95˚-141˚ BT.
Di Indonesia, jenis iklim tropis ini tidak lepas dari
pengaruh lingkungan di sekeliling Indonesia sendiri. Hal tersebut menyebabkan
daerah di kawasan Indonesia terpengaruh oleh angin musim. Angin musim ini
menyebabkan Indonesia mengalami dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan.
Kondisi suhu di Indonesia relatif panas karena letaknya berada di sekitar garis
ekuator atau dinamakan garis khatulistiwa.
2. Daerah Iklim Subtropis
Pembagian iklim dunia berikutnya adalah bagian dunia yang
memiliki iklim subtropis. Daerah yang memiliki iklim subtropis ini letaknya di
atas lintang 23,5˚ LU/LS sampai dengan daerah yang terletak pada garis LU/LS
23,5˚. Salah satu negara yang beriklim subtropis adalah Amerika Serikat. Di
negara yang beriklim subtropis ini, terdapat empat musim, yaitu musim semi,
musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Keempat musim ini memiliki
karakteristik yang berbeda, mulai suhu, kelembapan, dan kondisi lingkungan yang
lain. Termasuk, pengaruhnya terhadap kehidupan penduduknya.
3. Daerah Iklim Sedang
Pembagian iklim dunia berikutnya, yaitu iklim sedang. Bagian
dunia beriklim sedang adalah daerah yang berada di atas lintang 35˚ LU/LS
sampai 66,5˚ LU/LS. Salah satu daerah yang beriklim sedang yaitu di daerah
Vietnam Utara. Di daerah yang beriklim sedang, hanya terdapat dua musim, yaitu
musim hujan dan musim panas. Musim hujan biasanya jatuh pada bulan November
sampai April dan sisanya adalah musim panas.
4. Daerah Iklim Kutub
Pembagian iklim dunia yang terakhir letaknya di ujung kedua
belahan bumi. Tepatnya, di atas lintang 66,5˚ LU/LS sampai 90˚ LU/LS. Daerah
beriklim kutub salah satunya adalah Greenland. Daerah ini hanya merasakan musim
panas yang sejuk dalam waktu sangat singkat karena sisanya adalah musim dingin.
Hal tersebut menyebabkan kondisi tanah di daerah ini selalu tertutupi es.
Keuntungan letak
astronomis Indonesia.
1.
Indonesia
memiliki iklim tropis yang mengenal dua musim yaitu musim penghujan dan musim
kemarau.
2.
Perbedaan
suhu antara siang dan malam tidak begitu ekstrim sehingga masih cukup nyaman untuk melakukan berbagai kegiatan di
dalam dan di luar rumah.
3.
Indonesia mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.
4.
Perbedaan waktu antara siang dan malam sama 12 jam.
Letak geografi adalah
letak suatu negara di permukaan bumi. Secara geografi, Indonesia terletak di
antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua
Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak
di sebelah selatan Indonesia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik
di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia. Wilayah
Indonesia juga berbatasan dengan sejumlah wilayah. Batas-batas wilayah
Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut.
Ø
Di sebelah utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia,
Singapura, Palau, Filipina dan Laut Cina Selatan.
Ø
Di sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia,
dan Samudra Hindia.
Ø
Di sebelah barat, Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
Di
sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.
Keuntungan
letak geografis Indonesia.
1.
Letak geografi Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur
lalu lintas perdagangan dunia antara negara-negara dari Asia Timur dengan
negara-negara di Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan India.
2.
Indonesia menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan
dunia, yang menjalin hubungan interaksi social dengan Negara lain sehingga
masuknya berbagai agama yang ada di Indonesia, misalkan hindu, buddha, Kristen,
islam dan lain-lain.
3.
Membantu dalam menambah devisa Negara.
4.
Letak
geografis Indonesia lainnya menyentuh soal budaya. Kekayaan kultur di Indonesia
tidak lepas dari kebudayaan Negara yang terletak di sekitarnya. Derasanya
kebudayaan ini lambat laun memasuki proses asimilasi dan sebagai hasilnya
Indonesia memiliki kebudayaan lain yang beragam dan khas.
Kerugian letak geografis Indonesia.
1.
Masuknya
budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia misalnya pergaulan bebas, kesantunan, dan lain-lain.
2. Indonesia
juga rentan terhadap masuknya barang-barang terlarang, misalnya narkoba, dan
barang-barang selundupan lainnya.
No comments:
Post a Comment